Binti Masruroh, S.Hut – Guru Muda di SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru

Pandemi Covid-19 masih berlanjut sampai detik ini. Pembelajaran jarak jauh sudah satu tahun berjalan. Berbagai kendala mulai dirasakan baik oleh peserta didik, orang tua serta pendidik. Pembelajarn jarak jauh tidak mengejar target. Kompetensi dasar (KD) yang diajarkan pun terbatas pada KD esensial. KD Esensial disusun oleh kementerian terkait yaitu Kemendikbud, namun sekolah juga diberikan kelonggaran untuk dapat Menyusun secara mandiri sesuai dengan fokus pembelajaran yang diharapkan. Melalui KD esensial diharapkan materi pembelajaran tidak melebar tapi fokus dan mendalam.

            Kebijakan pemerintah tentang KD esensial pada kurikulum darurat Covid-19 merupakan angin segar bagi para pendidik. Capaian kinerja guru pun tidak lagi berpatokan pada jam mengajar. Pendidik mempunyai waktu yang lebih longgar untuk mengeksplor materi pembelajaran baik secara konteks keilmuan maupun aplikasi dalam kehidupan sehari hari. Untuk mewujudkan hal tersebut, seorang pendidik hendaknya memiliki kemampuan literasi yang baik. Enam literasi dasar yang harus dikuasai seorang pendidik adalah literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi finansial, literasi digital, literasi budaya dan literasi kewarganegaraan.

            Literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi dan memanfaatkan secara sehat, cerdas, cermat, cepat dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Literasi digital merupakan respon terhadap perkembangan teknologi dalam menggunakan media untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Melalui literasi digital seorang pendidik dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi khususnya dalam pengembangan media pembelajaran.

            E-Modul merupakan salah satu bentuk aplikasi literasi digital dalam kegiatan pembelajaran. E-Modul adalah media dan sumber belajar yang sederhana, menarik dan memudahkan kegiatan belajar mengajar. Materi pembelajaran yang awalnya monoton atau membosankan menjadi menyenangkan. Dalam E-Modul kita bisa melampirkan berbagai sumber belajar yang menarik baik berupa rangkuman materi, video maupun Latihan soal.

            Kita dapat meringkas materi pembelajaran menjadi poin-poin penting untuk selanjutnya diperjelas dengan adanya video pembelajaran. Beberapa materi terutama materi hitungan akan sangat sulit jika disampaikan melalui ringkasan berupa Word ataupun Ppt. Melaui video pembelajaran diharapkan akan mempermudah peserta didik untuk lebih memahami dan menguasai materi yang disampaikan. Di akhir pembelajaran pendidik juga dapat melampirkan evaluasi secara online sehingga peserta didik mampu mengukur kemampuan pemguasaan materi secara langsung.

Pemanfaatan E-Modul dalam kegiatan pembelajaran adalah salah satu alternatif yang bisa dikembangkan untuk menggantikan kegiatan tatap muka jarak jauh yang sering kita lakukan. Pemanfaatan media tatap muka jarak jauh terkadang terkendala oleh sinyal dan biaya kuota internet. Tidak sedikit peserta didik kita yang tinggal jauh dari perkotaan sehingga belum memiliki akses internet yang terbatas, kondisi ini akan menghambat kegiatan tatap muka jarak jauh sehingga koneksi sering terputus ataupun terkendala pada audio dan video. Kegiatan pembelajaran tatap muka jarak jauh juga memerlukan kuota yang besar sehingga menjadi permasalah tersendiri bagi peserta didik dengan latar belakang ekonomi yang berbeda beda.

Untuk melengkapi tulisan  saya tentang E-Modul, saya lampirkan contoh kegiatan pembelajaran yang di kemas dalam E-Modul Silvikultur Materi Perencanaan Produksi Bibit Tanaman Hutan untuk kelas X SMK Kehutanan. Selamat menyaksikan…
https://read.bookcreator.com/wfeonXbyyFhKDbSqlC9wCzef6JJ2/tno8b-KeQfOVVBVop6Dr0Q

0

You may also like

Mengembangkan Life Skills Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Pelajaran Teknik Agroforestry
Mobile Training SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru di KHDTK Hutan Diklat Bukit Suligi Dalam Rangka Menyiapkan Pembelajaran Sistem Blok
Peran Asesor dalam Menjamin Kompetensi SDM Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *