Fakihudin, SE ( Guru Muda di SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru)

Visi SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru adalah “Terwujudnya Tenaga Teknis Menengah Kehutanan  yang berakhlak mulia, profesional, mandiri dan berwawasan lingkungan yang siap memasuki lapangan kerja nasioanal maupun internasional di bidang kehutanan”.  Peningkatan kompetensi lulusan adalah hal penting sebagai bekal bersaing di dunia kerja.

Tidak kita pungkiri, lulusan SMK Kehutanan Negeri yang telah terserap di dunia kerja tidak mencapai angka 50%. Data dua tahun terakhir di SMK kehutanan Negeri Pekanbaru terjadi penurunan keterserapan lulusan dari tahun 2017 ke tahun 2018. Pada tahun 2017 prosentase keterserapan lulusan SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru di dunia kerja mencapai 30%, sedangkan pada tahun 2018 menurun menjadi 16%. Hal ini merupakan pekerjaan rumah yang cukup serius bagi pengelolaan SMK Kehutanan Negeri. Mengapa demikian? Karena Outcome dari lulusan SMK adalah bekerja, berwirausaha dan melanjutkan pendidikan. Bekerja adalah prioritas utama bagi lulusan SMK. Lulusan SMK diharapkan dapat langsung bekerja sesuai bidang kompetensi yang dikembangkan.

Melihat fenomena yang ada SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru berencana akan melaksanakan pembelajaran sistem blok untuk meningkatkan kompetensi lulusan. Dengan sistem blok diharapkan peserta didik dapat menuntaskan mata pelajaran sampai dengan selesai, terutama untuk mata pelajaran yang bersifat teknis. Kegiatan pembelajaran tidak terpotong-potong oleh jadwal pelajaran mingguan, tetapi dikumpulkan dalam satu waktu. Peserta didik dapat mengeksplor pembelajaran dengan optimal tanpa dibatasi dengan jadwal mata pelajaran yang pendek.

Dalam rangka menyiapkan pembelajaran sistem blok, SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru mengadakan  “Mobile Training Dalam Rangka Persiapan Pembelajaran Sistem Blok SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru“. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 5 sampai dengan 12 Oktober 2020 di KHDTK Hutan Diklat Bukit Suligi Kabupaten Rokan Hulu. Peserta yang terlibat adalah tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan widyaiswara.

Pemilihan KHDTK Hutan Diklat Bukit Suligi sebagai lokasi mobile training disesuaikan dengan tempat pelaksanaan pembelajaran sistem blok nantinya. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di KHDTK diharapkan akan mendekatkan peserta didik dengan dunia kerja yang ada. Pembelajaran sistem blok merupakan hasil kerjasama SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru dengan Balai Diklat Linkungan Hidup dan Kehutanan (BDLHK) Pekanbaru. Dalam hal ini KHDTK Hutan Diklat Bukit Suligi adalah unit organisasi di bawah BDLHK Pekanbaru.

Kegiatan mobile training dimulai dengan sambutan oleh Kepala SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru, Ibu Dra. Maryati, M.Pd. Dilanjutkan dengan  pemaparan rencana pembelajaran sistem blok oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Margi Santoso, S.Hut., M.P dan pemaparan road map pembelajaran sistem blok oleh pengelola KHDTK Hutan Diklat Bukit Suligi. Kegiatan selanjutnya adalah diskusi tentang teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Berpegang dari road map pembelajaran sistem blok yang telah disepakati bersama, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Tujuan pembagian kelompok adalah untuk meringankan pekerjaan. Kelompok pertama melakukan observasi lapangan di kawasan hutan sekunder dengan dominasi vegetasi pohon, sedangkan kelompok kedua melakukan observasi lapangan di kawasan terbuka, semak belukar pertanian lahan kering dan lahan agroforestry.

Pada kegiatan observasi, peserta membuat patok sebagai tanda bahwa titik tersebut sesuai dengan peta road map untuk selanjutnya mengamati kondisi lahan, topografi serta jenis vegetasi yang ada. Hasil observasi tersebut akan dijadikan acuan untuk teknis pelaksanaan pembelajaran sistem blok. Pembelajaran sistem blok terfokus dalam 3 kegiatan utama sesuai dengan paket keahlian yang ada di SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru yaitu Teknik Inventarisasi dan Pemetaan Hutan (TIPH), Teknik Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan (TRRH) dan Teknik Produksi Hasil Hutan (TPHH). Dengan pembelajaran sistem blok diharapkan lulusan SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru lebih tangguh di lapangan dan siap memasuki dunia kerja. Rimbawan beraksi, hutan lestari.

0

You may also like

Raih Pahala di bulan mulia
Pemanfaatan E-Modul pada Pembelajaran Jarak Jauh dalam rangka Penerapan Literasi Digital
Mengembangkan Life Skills Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Pelajaran Teknik Agroforestry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *