Binti Masruroh, S.Hut
Guru Muda SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru

Tahun ajaran baru akan segera dimulai. Bagian kurikulum mulai sibuk melakukan pembagian kelas, membuat jadwal serta melakukan zoom meeting dengan seluruh orang tua serta. Sebuah kebiasaan baru di dunia pendidikan. Tidak lain dan tidak bukan hal ini dikarenakan pandemi Covid-19 yang merubah kebiasaan kita dalam dunia pendidikan. Pertemuan tatap muka yang biasa dilakukan berubah menjadi pertemuan tatap maya menggunakan berbagai aplikasi yang mulai akrab di kehidupan kita.

SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru adalah 1 dari 5 SMK Kehutanan Negeri di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 5 SMK Kehutanan Negeri (SMKKN) tersebar di 5 pulau besar yaitu Sumatera (SMKKN Pekanbaru), Sulawesi (SMKKN Makasar), Jawa (SMKKN Kadipaten), Kalimantan (SMKKN Samarinda) dan Papua (SMKKN Manokwari). Siswa siswi SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru berasal dari regional Sumatera yang tersebar dari Aceh sampai Lampung.

Tahun ajaran baru 2020/2021 SMKKN Pekanbaru menerima 102 siswa yang terbagi menjadi 3 kelas yaitu kelas Jati, Meranti dan Mahoni. Sebagai wali kelas jati saya memulai melakukan tugas dan fungsi saya sebagai wali kelas dengan membuat grup wa kelas. Setelah membuat grup kelas dilanjutkan dengan menyusun peraturan grup dan membuka bursa calon ketua kelas. Luar biasa, animo peserta didik di kelas jati untuk menjadi ketua kelas cukup besar. Terdapat 6 peserta didik yang mengajukan diri sebagai kandidat ketua kelas. Sebuah kabar gembira sekaligus poin positif bagi dunia pendidikan. Semangat peserta didik untuk menjadi pemimpin cukup besar. Namun di sini perlu dilakukan seleksi untuk menguji kesungguhan serta motivasi mereka.

Dalam rangka menjaring ketua kelas jati, 6 kandidat yang sudah mencalonkan diri sebagai ketua kelas diminta untuk menyusun visi dan misi ketua kelas untuk selanjutnya dipresentasikan melalui video call selama 5 menit, Dalam presentasi tersebut juga diajukan pertanyaan seputar permasalahan yang biasa muncul dalam kelas.  Daftar nama kandidat ketua kelas adalah

  1. Reyhan Putra
  2. Ibnu Hasan
  3. Dicky Kurniawan
  4. Heru Agusta
  5. Panji Prasetia
  6. Fajri Indra

Antusias semua kandidat luar biasa saat pemilihan dilakukan. Wali kelas menilai paparan visi misi dan kemampuan menjawab pertanyaan yang diajukan. Motivasi kandidat untuk mengajukan diri sebagai ketua kelas digali. Sesuai dengan dengan perkembangan psikis peserta didik, rata-rata mereka mencari eksistensi diri, bangga sebagai seorang pemimpin, ada juga yang menyampaikan ide brilian  berupa ide kreatif dan visioner dalam memimpin kelas. Sungguh di luar dugaan. Salah satu kandidat yang mengumpulkan visi misi dalam bentuk word dan dikirim H-1 sebelum presetasi. Sungguh luar biasa.

Dengan berbekal paparan visi misi dan tanya jawab melalui video call akhirnya wali kelas memilih ketua kelas. Ibnu Hasan terpilih sebagai ketua kelas pertama yang dipilih melalui video call di era pandemi Covid-19 ini. Keterbatasan komunikasi karena physical distancing tidak sedikitpun mengurangi semangat generasi milenial kita untuk tetap menjadi generasi terbaik, unggul dan memiliki jiwa kepemimpinan. Physical distancing tidak menjadi penghalang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi diri. Pandemi Covid-19 telah menempa mereka menjadi pribadi yang tangguh dan berdaya saing.

Dalam era pandemi ini tugas ketua kelas cukup berat. Ketua kelas membantu peran wali kelas dalam membantu memantau kehadiran siswa/i dalam proses pembelajaran. Selain itu ketua kelas juga membantu mengkoordinir pengumpulan tugas serta menindaklanjuti semua instruksi dari sekolah. Sosok ketua kelas yang memiliki jiwa kepemimpinan, komunikatif, santun , memiliki integritas serta tanggung jawab yang tinggi mutlah dibutuhkan. Selamat datang generasi millenial yang tangguh, kalian adalah generasi hebat. Kalian adalah generasi yang kuat yang mampu bertahan dan terus mengukir prestasi di era pandemi. Bersama kita kita tetap melaju menggapai semua impian tanpa jemu.

0

You may also like

Peran Asesor dalam Menjamin Kompetensi SDM Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Smart School, Wajah Baru Sekolah di Era New Normal
Wisata Alam yang Aman di Era New Normal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *