Organisasi Siswa Intra Sekolah¬†(OSIS) bersama Pustaka Wana Kartika SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru mentaja Rimbawan Writing Camp2, yang di ikuti oleh Guru serta murid kelas X dan kelas XI. Rimbawan Writing Camp2 atau Pelatihan penulisan kreatif berbasis alam dan penguatan literasi sekolah” dengan tema “Mengidentifikasi kekayaan flora dan fauna melalui literasi bahasa tulis” menjadi agenda rutin tahunan. Kegiatan dilaksanakan di komplek sekolah yang terletak di jalan Suka Karya selama 2 hari, 3 – 4 Agustus 2019.

Nampak hadir kepala sekolah SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Dra. Maryati,M.Pd, sekaligus membuka secara resmi Rimbawan Writing Camp2, guru, murid serta pemateri dari balai bahasa Riau, Songgo Siruah, Yulismar M.Pd (Penulis Nasional), Mufli Helmi (Ketua Forum Lingkar Pena Riau), Arlen Ara Guci, S.Psi seorang penulis novel, Yunita Sari, S.Pd.,M.Pd guru sekaligus Kepala Perpustakaan SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru dan undangan lainya.

Dalam sambutannya kepala sekolah SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Dra. Maryati,M.Pd, mengatakan pentingnya budaya literasi dalam dunia pendidikan di tengah kecanggihan teknologi dan informasi yang masif melalui gadget saat ini. Ilmu apapun itu wajib kita buru dan buruan itu biar tidak lepas harus di ikat dengan tulisan “budaya menulis itu di awal dengan senang dan hobi membaca atau literasi terlebih dahulu”

SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru adalah salah satu yang berada di pulau sumatera di bawah kepemimpinan Dra. Maryati,M.Pd banyak mendulang prestasi di antaranya telah menjalin kerja sama sejak 2012 dengan Pemerintah Jepang dengan program pembelajaran pertukaran pelajar di bidang kehutanan dengan negara sakura tersebut.

Maryati berharap semua peserta baik guru maupun siswa bisa mengikuti kegitan dengan sungguh-sungguh, ambil ilmu dari pemateri yang sudah berpengalaman menulis dan nantinya peserta bisa menghasilkan karya tulisan yang baik. Dengan tulisan baik akan merubah sesuatu dan jadi ladang ibadah baik tentang pendidikan, tentang keanekaragam alam baik flora maupun fauna.

“Menulis itu harus dilatih dan di niati bulan november nanti target lahir satu buku yang merupakan karya guru dan siswa. program kami ke depan akan ada target tiga guru satu buku terus kedepan target satu guru satu buku” ujar Maryati

0

You may also like

Selamat Hari Guru Nasional ke-73
Memperingati Hari Guru Nasional ke-73
Kunjungan TK Mayang ke Arboretum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *